Sunday, 15 January 2017

Dosa syirik termasuk dosa besar yang dijamin neraka dan takkan diampuni dibanding dosa-dosa besar lainnya

Islam adalah agama yang mengatur kesemua aturan hidup manusia dari mulai ia lahir, makan, berhubungan biologis hingga ke detail yg lainnya pun sudah ada aturan nya. aturan yang ada dalam islam adalah untuk kebaikan umat sendiri, dari larangan yang amat keras hingga kemuliaan yang allah berikan bagi hambanya yang bertauhid dan bertakwa.

Tauhid adl kewajiban pertama bagi seorang muslim/ah, yaitu tidak ada sesembahan kecuali allah, mengagungkan allah. tauhid adalah lawan kata dari syirik. Jika tauhid adalah pondasi keimanan pertama maka syirik adalah penghancur terbesarnya, yang menghancurkan seluruh amal shalih dan menjamin pelakunya di neraka.

Syirik terbagi menjadi 2 :
1. Syirik Besar = Syirik yang membuat seluruh amalan shalih gugur dan pelakunya dijamin masuk neraka, dalam artian seseorang akan langsung keluar dari ketaatan dan ketauhidan kepada allah subhanahu wa taala. Contoh : memakai Jimat, Memberikan Sesajen, dan meminta kepada selain allah.

2. Syirik Kecil = Syirik yang membuat hanya amalan syiriknya saja yang tak diampuni tapi tidak menggugurkan kewajiban dan amal shalih lainnya, namun syirik kecil adalah jembatan menuju syirik besar. Contoh : Ketika ada orang tua bayi yang menggunakan Tali di bayinya sebagai tanda tolak bala, yang padahal allah dan rasul tak pernah memerintahkan. jadi seperti perbuatan yang sia-sia.


Kenapa dosa-dosa seperti membunuh, berzina, mencuri dan bunuh diri dapat diampuni sedangkan syirik tidak...

Jawab : Karena sesungguhnya Allah memberikan Hawa nafsu kepada semua manusia ciptaannya. Orang ingin membunuh karena ia memiliki nafsu mungkin dendam atau sakit hati, orang berzina, mencuri dan bunuh diri ada dorongan dari hawa nafsu. itu hal yang lumrah yang disalahjalankan oleh manusia jadi allah akan masih mengampuni jika ia bertobat. Namun Syirik tanpa dorongan hawa nafsu/Syahwat sama sekali, ia percaya kepada allah namun juga percaya dan meminta kepada selain Allah subhanahu wataala. Padahal landasan Tauhid adalah allah itu maha esa, tidak beranak dan tidak diperanakan

naudzubillahimindzalik....


WALLAHUALAM BISSHAWAB



No comments:

Post a Comment