Dahulu dizaman rasulullah sallahualaihi wasalam, ada seorang wanita di madinah, dimana pada saat itu dimadinah penyebaran islam belum merata karena rasul belum hijrah . namun ada satu wanita yang dahulu ia berpakaian yang memancing pandangan pria kini ia berubah mengikuti syariat islam dengan menutup auratnya,akan tetapi godaan justru datang dari orang yang paling dekat dengannya yaitu suami nya sendiri. sang suami tak setuju dia memeluk agama yang dibawa muhammad dan meninggalkanagama nenek moyangnya menyembah berhala. keimanan yang ia bawa harus ia pertahankan, alhasil allah subhanahu wa taala punya cara lain yaitu ketika kaum kuffar berperang dengan kaum muslimin suami nya terbunuh, dan ia pun menjadi seorang janda.
dan pada saat itu di madinah, ada seorang pria anshar kaya raya, tampan dan gagah menyukai dirinya, ia adalah ABU THALHAH seoran pemuda ketiga terkaya di madinah pada saat itu.ia menyukai ummu sulaim karena berita yang beredar ia amat baik dan santun, namun pada saat itu abu thalhah belum memeluk islam. dan iapun memberanikan diri berbicara kepada ummu sulaim agar mau menikah dengannya. "hai ummu sulaim maukah kamu menikah denganku,?" dan ummu sulaim menjawab "aku seorang muslimah, dan kau seorang kafir jadi tak mungkin aku menikah denganmu". ummu sulaim menolak lamaran abu thalhah. bisa dibilang abu thalhah pada saat itu adalah siapapun wanita yang ingin dinikahi takkan pernah menolak namun ummu sulaim berbeda. kedua kalinya ia mencoba kembali berbicara kepada ummu sulaim, namun kali ini ummu sulaim menolak dengan cara yang halus. "sungguh pria seperti mu tak pantas untuk ditolak, akan tetapi aku muslimah tak mungkin menikah denganmu" abu thalha menjawab " lalu apa syaratnya agar kau mau menikah denganku, berapapun mahar yang kau minta akan aku berikan" ummu sulaim berkata
"Cukuplah keislamanmu menjadi maharnya, dengan kau mengucapkan dua kalimat syahadat". inilah ucpan ummu sulaim yang menjadi sebab ia masuk surga , padahal ia masih hidup namun rasulullah mendengar ada sandal disurga selain terompah nya bilal bin rabbah, ialah ummu sulaim kata jibril.
ummu sulaim adalah ibu dari annas ibn malik (pembantu rasulullah shallahu alaihi wasallam) sekaligus orang yang menyaksikan langsung berpuluh tahun kehidupan sang nabi mulia dan banyak meriwayatkan hadits. abu thalhah dan ummu sulaim memiliki anak seorang lelaki, namun pada saat beberapa bulan kelahirannya anak ini sakit keras, abu thalhah pun kuatir dan selalu menjaga anaknya ini kecuali untuk shalat di masjid dan bertemu rasulullah. sampai suatu ketika sehabis isya abu thalhah izin kepada ummu sulaim untuk menghadiri ta'lim rasulullah di majlis dan ia diminta untuk menjaga anaknya yang sedang sakit. ketika abu thalhah keluar rumah anaknya pun meninggal, dan ummu sulaim berkata kepada annas ibn malik dan para tetangganya jangan ada yang memberi tahu abu thalhah tentang kejadian ini biarlah ia yang memberitahukannya sendiri. kata annas ibn malik "sungguh aku tak pernah melihat ibuku berdandan secantik ini kecuali pada malam ini". ummu sulaim berdandan dengan sangat cantik dan wangi, ia pun mempersiapkan makanan yang enak untuk abu thalhah.
sepulang abu thalhah dari safar nya ia disambut dengan penuh cinta dan kasih oleh ummu sulaim, dihidangkan dengan makanan enak dan akhirnya berhubungan biologis. sampai setelah itu ummu sulaim bertanya "ya abu thalhah bagaimana seandainya ada tetangga menitipkan suatu barang pada kita, lalu ia ingin mengambil kembali barangnya tersebut, apakah kau akan kembalikan?"
abu thalhah menjawab "demi allah itu harus dikembalikan karena barang itu hnya titipan". "bersyukurlah kepada allah karena anak kita adalh milik allah dan sekarang allh telah mengambilnya kembali". abu thalhah pun marah dan mengadukan semua kejadian ini kepada rasulullah. "ya rasulullah bagaimana bisa ia memberiku makan sampai kenyang dan membiarkan ku menikmati tubuhnya sementara anakku satu2nya tengah terbaring kaku dikamarnya" "apakah kalian sempat berhubungan biologis malam ini?" "ya benar rasulullah" "Semoga allah memberkahi anak kalian"
dan akhirnya ummu sulaim pun hamil kembali, dan anaknya pun seorang lelaki. anak itu dibawa oleh annas ibn malik dan didudukkan dipangkuan rasulullah. rasul pun menguyah kurma ajwa lalu mentahnik dan meletakkanny di langit2 mulut si bayi. dan rasulullah memberinya nama ABDULLAH . dari keturunan abdullah inilah ia memiliki 9 anak lelaki yang kesemuanya seorang hafidz quran begitupun dengan abdullah seorang hafidz. semua ini berkat doa dari rasulullah dan keimanan ummu sulaim..
fadilah yang diajarkan dari kisah ummu sulaim adalah kesabaran :
kesabaran meliputi 3 hal :
1. Sabar dalam beribadah kepada ALLAH subhanahu wa taala
yaitu ketika seseorang telah shalat malam, puasa dan sedekah namun allah belum memberikan apa yang ia inginkan maka bersabarlah, mungkin allah memiliki pengganti yang lebih baik dari yang kau minta.
2. Sabar dalam menjauhi kemaksiatan
yaitu ketika seseorang memiliki kesempatan untuk berbuat maksiat, namun ia menahan nafsuny dan memilih bersabar untuk tidak melakukannya.
3. Sabar dalam menjalani cobaan hidup.
yang nomer1 dan 2 jauh lebih utama, daripada nomer 3.
wallahualam bisshowab
PEmateri : ust.DR. Khalid basalamah MA
Kajian : Risalah sahabat "Abu Thalhah sang ksatria sejati"
Tmpat : Masjid nurul iman BLOK M SQUARE lantai 7
waktu : Sabtu, 14 Januari 2017. Ba'da zuhur -selesai